Text
TINDAKANSENAM KAKI UNTUK MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TN.T AKIBAT DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA KERTAWINANGUN KABUPATEN CIREBON
ABSTRAK
Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah yang serius, seperti penyakit jantung yang berhubungan dengan
diabetes yang sering juga disebut sebagai silent killer. Prevelensi penderita DM di Jawa Barat tahun 2021
sebanyak 1,7%, berada di urutan 10 dari 34 provinsi yang ada di indonesia, sedangkan prevelensi DM di
Kabupaten Cirebon Tahun 2020 adalah 22.345 orang. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui
perubahan Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada pasien DM Tipe 2 dengan Senam Kaki di
Desa Kertawinangun Kabupaten Cirebon. Senam kaki merupakan senam untuk penderita diabetes melitus
yang mencegah cedera dan memperlancar peredaran darah di kaki. Studi kasus ini menggunakan desain studi
deskriptif pada klien yang mengalami Diabetes Melitus Tipe II di Desa Kertawinangun, Kabupaten Cirebon.
Laporan kasus dilakukan pada tanggal 30 April sampai 2 Juni 2023. Hasil pengkajian didapatkan masalah
keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah b.d resistensi insulin. Berdasarkan hasil studi kasus setelah
dilakukan tindakan senam kaki selama20sampai30 menit setiap satu kali sehari dan pemberian obat yang
dilakukan dalam 3 hari didapatkan perubahan menurun sebanyak 6 mg/dl dari 237 mg/dl menjadi 183 mg/dl.
Kesimpulan dari studi kasus ini adalah masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi sebagian. Saran
yang diberikan kepada klien, diharapkan klien dapat menerapkan senam kaki sebagai upaya penurunan kadar
glukosa darah akibat diabetes melitus, dan dapat dilakukan secara mandiri dengan teratur untuk mendapatkan
manfaat yang lebih banyak.
Kata kunci: Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Diabetes Melitus Tipe II, Senam Kaki
Daftar pustaka: 5 buku + 20 jurnal (2015-2023)
Tidak tersedia versi lain