Text
UPAYA MENGATASI MASALAH NYERI AKUT MELALUI LATIHAN ISOMETRIK UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI DESA KAPETAKAN KABUPATEN CIREBON
ABSTRAK
Latar Belakang: Asam urat atau gout arthritis merupakan salah satu penyakit tidak
menular yang sudah banyak diketahui orang. Asam urat merupakan penyakit yang
disebabkan oleh penumpukan kristal urat pada jaringan, terutama daerah persendian.
Penyakit ini murni merupakan kelainan metabolisme sehingga menyebabkan
peningkatan kandungan asam urat dalam darah (hiperurisemia). WHO menyatakan
bahwa penderita hiperurisemia meningkat setiap tahunnya di dunia. Angka kejadian
gout arthritis sekitar 1-4% dari populasi umum, di negara barat laki-laki lebih tinggi
menderita gout arthritis dibandingkan dengan perempuan sebesar 3-6%. Di beberapa
negara, prevalensi dapat meningkat 10% pada laki-laki dan 6% pada perempuan pada
rentang usia ≥80 tahun. Insiden tahunan gout arthritis 2,68/1000 orang. Prevalensi
gout arthritis di Indonesia pada tahun 2018 berkisar sebesar 11,9%, dengan Aceh
sebanyak 18,3%, serta Jawa Barat sebanyak 17,5%, dan Papua sebanyak 15,4%.
Berdasarkan gejala gout arthritis di Nusa Tenggara Timur sebanyak 33,1%, begitu pula
Bali sebanyak 30%. Prevalensi penyakit sendi di Kabupaten Cirebon tecatat sebesar
(6,44%). Tujuan: Dari penulisan ini adalah untuk mengetahui cara mengatasi nyeri
dan penurunan kadar asam urat dengan pengaruh latihan isometrik Pada Tn. M di desa
Kapetakan kabupaten Cirebon. Metode: Desain penulisan yang digunakan dalam
penulisan ini adalah pendekatan penulisan deskriptif dengan menggunakan rancangan
laporan kasus. Dengan menggunakan single case study pengumpulan data yang
digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, pemeriksaan fisik, dan tes.
Hasil: Setelah dilakukan implementasi selama 20 menit setiap 1x sehari selama 4x
dalam 1 minggu didapatkan data nyeri berkurang dari skala 5 (Nyeri sedang) menjadi
skala 2 (Nyeri riang) dan penurunan kadar asam urat yaitu sebelum dilakukan terapi
latihan isometrik 14,2 mg/dl dan setelah dilakukan terapi latihan isometrik 12,6 mg/dl.
Kesimpulan: Latihan isometrik efektif untuk mengurangi rasa nyeri dan menurunkan
kadar asam urat pada pasien Gout arthritis pada Tn.M. Saran: Diharapkan terapi
latihan isometrik dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi rasa
nyeri dan menurunkan kadar asam urat pada Tn. M dan dapat dilakukan secara mandiri
dengan teratur untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik lagi untuk kedepannya.
Kata Kunci : Gout Arthritis, Nyeri Akut, Latihan Isometrik, Asam urat
Daftar Pustaka : 26 (2018-2023)
Tidak tersedia versi lain