Text
TINDAKAN PIJAT REFLEKSI KAKI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH DAN SKALA NYERI PADA Ny. I DENGAN HIPERTENSI DI DESA BEUSI KABUPATEN MAJALENGKA
ABSTRAK
Latar Belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami
peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Prevalensi WHO mencapai 1
miliar orang di dunia menderita hipertensi, prevalensi meningkat tahun 2025
diperkirakan 29%. Data di Indonesia mencapai 31,7%, Jawa Barat tahun 2020
34,7%, dan Kabupaten Majalengka 73,21%. Tatalaksana terapi nonfarmakologi
yang dilakukan yaitu terapi pijat refleksi kaki bermanfaat untuk menurunkan
tekanan darah dan skala nyeri. Tujuan: Penelitian studi kasus ini untuk mengetahui
penurunan tekanan darah dan skala nyeri melalui tindakan pijat refleksi kaki.
Metode: Desain penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan strategi
penelitian case study research. Teknik sampling menggunakan purposive sampling
dengan waktu penelitian selama 5 hari. Subjek penelitian Ny. I dengan kriteria
penderita hipertensi dengan tekanan darah 160/110 mmHg serta mengalami nyeri
bagian kepala. Hasil: Tindakan pijat refleksi kaki dilakukan 3 hari, didapatkan
adanya perubahan pada hari ke-1 yaitu 160/110 mmHg skala nyeri 6 menjadi
150/110 mmHg skala nyeri 5, hari ke-2 yaitu 150/100 mmHg skala nyeri 5 menjadi
140/100 mmHg skala nyeri 4 dan hari ke-3 yaitu 140/100 mmHg skala nyeri 4
menjadi 130/90 mmHg skala nyeri 3. Total penurunan tekanan darah 30 mmHg
untuk sistole, 10 mmhg untuk diastole dengan penurunan skala nyeri yaitu 3.
Kesimpulan: Pijat refleksi kaki sebagai intervensi penunjang dibantu dengan
intervensi utama yaitu rutin konsumsi obat penurun tekanan darah dan obat
analgetik, sehingga terdapat perubahan penurunan tekanan darah dan skala nyeri
yang signifikan untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi dan nyeri pada
penderita hipertensi.
Kata Kunci : hipertensi, tekanan darah, skala nyeri, pijat refleksi kaki
Daftar Pustaka : 44 (2013-2022)
Tidak tersedia versi lain