Text
PEMBERIAN KOMPRES HANGAT UNTUK HIPERTERMI PADA AN. R DENGAN DEMAM TIFOID DI RT 01 RW 06 DESA CIPANAS KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON
ABSTRAK
Demam tifoid adalah penyakit infeksi bakteri yang menyerang sistem pencernaan
disebabkan oleh Salmonella typhi dan gejalanya yaitu hipertermi. Penyakit demam
tifoid di Jawa Barat mempunyai prevalensi yang cukup tinggi dengan meningkatnya
setiap bulannya, demam tifoid sudah mencapai 1,7%, salah satu prevalensi yang
tinggi yaitu pada usia 20-45 tahun (1,9%), usia 1-4 tahun (1,6%), usia 15-24 tahun
(1,5%) serta usia kurang dari 1 tahun (0,8%). Salah satu penanganan intervensi untuk
mengatasi demam tifoid dengan kompres hangat merupakan terapi yang dapat
menurunkan suhu tubuh yang dilakukan menggunakan kain atau wash lap yang telah
dibasahkan pada air hangat dengan suhu 40°C ditempelkan pada bagian tubuh yang
terdapat pembuluh darah besar atau dibagian yang ada lipatan-lipatan sehingga dapat
menurunkan suhu tubuh serta memberikan rasa nyaman, penggunaan kompres
hangat juga mudah serta dapat dilakukan sendiri di rumah dan tidak mengeluarkan
biaya yang cukup banyak. Tujuan penulis ini untuk mengetahui adakah perubahan
kompres hangat terhadap penurunan suhu tubuh pada An. R yang mengalami
Hipertermi dengan Demam Tifoid. Metode pengambilan lima jurnal terkait
pemberian kompres hangat untuk mengatasi hipertermi pada klien demam tifoid RT
01 Rw 06 di Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon dipilih
dalam study kasus ini. Hasil study kasus ini menunjukan bahwa ada perubahan suhu
tubuh sebelum dan sesudah melakukan kompres hangat dapat mengatasi hipertermi
pada klien demam tifoid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompres hangat ini
dapat dijadikan salah satu intervensi untuk mengatasi hipertermi pada klien demam
tifoid.
Kata kunci: Demam Tifoid, Kompres Hangat
Daftar pustaka: 7 buku+25 jurnal (2016-2023)
Tidak tersedia versi lain