Text
UPAYA MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN UNTUK MENGATASI MASALAH POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA NY. S MELALUI IMPLEMENTASI BALLON BLOWING DI DESA BOJONG WETAN KABUPATEN CIREBON
ABSTRAK
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) ialah penyakit yang disebabkan adanya
penyumbatan di aliran udara pada paru-paru. Menurut Dinkes Kota Cirebon
(2018), prevelensi penderita PPOK yang dirawat di rumah sakit kabupaten
Cirebon dengan presentase 0,9% atau sebanyak 589 kasus baru. Gejala utama dari
PPOK yaitu dispnea dan batuk disertai dahak. Tujuan umum dilakukan studi
kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan sebagai upaya meningkatkan
saturasi oksigen untuk mengatasi masalah gangguan pola nafas pada klien dengan
PPOK. Metode yang digunakan pada studi kasus ini menggunakan desain
penelitian deskriptif dengan strategi penelitian studi kasus. Subjek dari studi kasus
ini ditentukan melalui metode pusrposive sampling dengan kriteria subjek yang
sudah ditentukkan. Pengumpulan data pada kasus ini menggunakan, metode
partisipasif, observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis pada
studi kasus ini dengan cara observasi dan studi dokumentasi yang menghasilkan
data dan dibandingkan dengan teori yang ada. Hasil pengkajian didapatkan
keluhan utama klien yaitu sesak dan batuk dengan di dukung oleh data objektif
yaitu saturasi oksigen 96% RR 24x/menit, bunyi nafas Wheezing. Diagnosa
keperawatan yang ditentukkan penulis adalah Pola nafas tidak efektif dengan
implementasi mengajarkan teknik nafas dalam dengan teknik ballon blowing.
evaluasi keperawatan terdadap diagnosa yang ditemukan dapat teratasi. Dari studi
kasus ini menunjukkan masalah keperawatan yang muncul dapat teratasi dengan
Implementasi dengan teknik ballon blowing terhadap peningkatan saturasi
oksigen pada klien dengan PPOK.
Kata kunci : PPOK, Ballon blowing, Saturasi oksigen
Daftar pustaka : 32 (2017-2023)
Tidak tersedia versi lain