Text
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.H DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO PRILAKU KEKERASAN AKIBAT SKIZOFRENIA DI PANTI GRAMESIA CIREBON
ABSTRAK
Latar Belakang : Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018,
jumlah penderita skizofrenia di Provinsi Jawa Barat mencapai 22.489 orang,
dengan Kabupaten Cirebon menyumbang sekitar 1.022 orang. Perilaku kekerasan
muncul sebagai respons ekstrem terhadap emosi yang tidak terkendali, seperti
kemarahan yang berlebihan atau ketakutan yang maladaptif. Salah satu
pendekatan nonfarmakologi untuk membantu menurunkan risiko perilaku
kekerasan adalah dengan teknik spiritual, seperti mendengarkan murottal AlQur'an yang dapat menenangkan emosi dan meningkatkan kontrol diri pasien.
Tujuan: Memperoleh gambaran nyata dalam memberikan asuhan keperawatan
pada Tn. H dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan akibat
skizofrenia. Metode: Desain yang digunakan yaitu studi kasus dengan
pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek studi
kasus yaitu 1 pasien dengan resiko perilaku kekerasan. Hasil: Implementasi
dilakukan selama 3 hari diperoleh hasil observasi pasien mengalami
perkembangan. Awalnya, Pasien menunjukkan dorongan kekerasan yang tinggi
seperti mengancam atau mencederai diri. Namun, setelah dilakukannya intervensi,
pasien menunjukkan penurunan dorongan kekerasan secara signifikan, dengan
kemampuan lebih baik dalam mengontrol emosi dan perilaku agresif. Hal ini
menunjukkan bahwa kolaborasi antara terapi farmakologi dan terapi nonfarmakologi Terapi Murottal Al-Quran terbukti efektif dalam membantu pasien
mengelola perilaku kekerasan. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa
kolaborasi antara farmakoterapi, Strategi Pelaksanaan dan Terapi Murottal AlQuran efektif dalam menurunkan perilaku agresif dan tanda gejala risiko perilaku
kekerasan.
Kata Kunci: Resiko Perilaku Kekerasan, Terapi Murottal Al-Quran, Penurunan
Gejala
Daftar Pustaka: 64 (2015- 2025)
Tidak tersedia versi lain