Text
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS NY.L DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT AKIBAT POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN B20 DI RUANG ENDANG GEULIS RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNGJATI KOTA CIREBON
ABSTRAK
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan metode persalinan dengan
pembedahan yang terus meningkat secara global. World Health Organization
(2021) menyebutkan bahwa 21% persalinan dilakukan melalui SC dan diperkirakan
meningkat menjadi 29% pada 2030. Di Indonesia, 21,4% ibu mengalami
komplikasi persalinan, dan di Kota Cirebon tercatat 2.700 ibu melahirkan pada
tahun 2024. Salah satu masalah utama pasca SC adalah nyeri akut, yang masih
dialami oleh 60% pasien dalam 24 jam pertama meskipun telah diberikan analgesik.
Salah satu metode nonfarmakologis yang terbukti efektif adalah foot massage, yang
mampu memberikan relaksasi dan meningkatkan sirkulasi darah. Tujuan:
Mengetahui efektivitas terapi foot massage dalam menurunkan nyeri akut pada ibu
post operasi SC. Metode: Studi dilakukan pada Ny. L di RSUD Gunung Jati. Foot
massage 15 menit, 2 kali sehari selama 3 hari. Nyeri diukur dengan skala NRS.
Hasil: Sebelum intervensi, nyeri pasien skala 7. Setelah tiga hari foot massage,
nyeri turun menjadi skala 4. Pasien lebih nyaman, mobilisasi dan tidur membaik,
tanpa efek samping. Kesimpulan: Terapi foot massage efektif mengurangi nyeri
akut pada pasien post SC dan bisa digunakan sebagai intervensi tambahan dalam
asuhan keperawatan maternitas. Saran: Perawat disarankan menggunakan terapi
foot massage untuk membantu mengurangi nyeri pasca SC, serta rutin mengikuti
pelatihan agar tekniknya tepat.
Kata Kunci: Sectio caesarea, nyeri akut, foot massage, non farmakologi
Daftar Pustaka: 35
Tidak tersedia versi lain